Rukun Iman ada 6 dan Penjelasannya

JejakSeru.com - Rukun iman sudah tidak asing lagi di telinga umat muslim, akan tetapi masih banyak juga umat islam yang terkadang lupa apa-apa saja yang ada didalam rukun islam. Kali ini saya ingin berbagi pengetahuan tentang rukun iman beserta penjelasannya. 


Pengertian Rukun Iman

Rukun menurut bahasa memiliki arti pilar, asas atau dasar. Sedangkan iman berarti keyakinan, jadi rukun iman secara bahasa ialah suatu pilar atau dasar keyakinan dalam islam yang meliputi beberapa hal.

(Baca : Tips Mudah Menahan Haus dan lapar Saat Berpuasa)

Sedangkan menurut istilah Rukun Iman berarti meyakini dengan sepenuh hati, mengucapkan dengan lisan dan diamalkan dalam bentuk perbuatan.

Jumlah rukun iman ada 6 yaitu meliputi:

1. Iman Kepada Allah Swt.
Seseorang tidak dikatakan beriman kepada Allah jika orang tersebut belum mengakui atau mempercayai adanya Allah Swt yang merupakan tonggak atau dasar keimanan seseorang.

Seseorang dikatakan beriman kepada Allah Swt jika orang tersebut mengimani 4 hal berikut yang meliputi:
              
              1. Mengakui dan mempercayai adanya Allah Swt.
              2. Mengimani Rubbiah Allah Swt, yaitu bahwa tiada yang menciptakan, mengatur, dan menguasai alam semesta ini kecuali Allah Swt.
              3. Mengimani Ulluhiah Allah Swt, yaitu bahwa tiada sesuatu yang menjadi sesembah kecuali Allah Swt dan mengingkari sesembahan kecuali Allah Swt.
              4. Mengimani Asmaul Khusna atau sifat-sifat Allah Swt.

2. Iman Kepada Malaikat.
Rukun iman yang kedua yaitu mengimani atau mempercayai adanya makhluk Allah yaitu malaikat.
Jumlah malaikat Allah sangatlah banyak, namun yang wajib kita percayai yaitu:

              1.  Malaikat Jibril, memiliki tugas menurunkan wahyu kepada Nabi dan Rasul Allah.
              2.  Malaikat Mikail, memiliki tugas membagi rezeki dan menurunkan hujan.
              3.  Malaikat Israfil, memiliki tugas meniup sangkakala (terompet) tanda hari akhir (kiamat).
              4.  Malaikat Izrail, memiliki tugas mencabut nyama makhluk yang bernyawa.
              5.  Malaikat Mungkar, memiliki tugas memeriksa dan menanyakan mayit didalam kubur.
              6.  Malaikat Nangkir, memiliki tugas memeriksan dan menanyakan mayit didalam kubur.
              7.  Malaikat Roqib, memiliki tugas mencatat amal kebaikan.
              8.  Malaikat Atid, memiliki tugas mencatat amal keburukan.
              9.  Malaikat Malik, memiliki tugas menjaga pintu neraka.
             10. Malaikat Ridwan, memiliki tugas menjaga pintu surga.

3. Iman Kepada Kitab-kitab Allah.
Rukun iman yang ketiga yaitu mengimani atau mempercayai bahwa Allah Swt menurunkan firmannya kepada para Nabi pilihan berupa kitab.

Mempercayai adanya kitab-kitab sebelum Al-Qur'an, kitab-kitab tersebut adalah:
              
              1. Taurat diturunkan kepada Nabi Musa AS.
              2. Zabur diturunkan kepada Nabi Daud AS.
              3. Injil diturunkan kepada Nabi Isa AS.
              4. Al-Qur'an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Al-Qur'an merupakan kitab suci yang diturunkan kepada Allah untuk menyempurnakan isi dari kitab-kitab sebelumnya, hal ini harus diimani oleh seseorang yang beriman.

4. Iman Kepada Nabi dan Rasul.
Rukun iman yang ke empat yaitu mengimani atau mengakui adanya nabi sebagai utusan Allah untuk menjadi perantara antara Allah dan para Makhluk ciptaanya. Jumlah nabi sangat banyak, namun yang wajib kita ketahui adalah 25.

5. Iman Kepada Hari Akhir (Kiamat).
Rukun iman yang ke lima yaitu mengimani bahwa akan ada hari akhir. Kiamat terdiri dari 2 yaitu kiamat sugra dan kubra.

Kiamat sugra adalah kiamat kecil, contohnya kematian. sedangkan kiamat kubra adalah kiamat besar atau hancurnya seluruh alam semesta beserta isinya.

6. Iman Kepada Qada dan Qadar.
Rukun iman yang terakhir yaitu iman atau mempercayai adanya Qada dan Qadar (Takdir yang baik dan yang buruk).

Apa yang dimaksud dengan Qada dan Qadar?

              1. Qada adalah ketetapan Allah terhadap makhluknya sejak zaman azali sesuai dengan kehendaknya.
              2. Qadar adalah perwujudan dari Qada atau disebut juga dengan takdir.

Sekian saja pembahasan kita kali ini, mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi kita semua.Sekiranya artikel ini bermanfaat bagi orang lain maka tolong bagikan dan sampaikan kepada orang lain.

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Kamu Suka

No comments